
Arti Logo Sampang
BINTANG
PANCASILA KHUSUSNYA SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA
TOMBAK
JIWA PERJUANGAN UNTUK MENGUSIR PENJAJAH
PADI DAN KAPAS
KESUNGGUHAN DALAM MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN, KEADILAN DAN KEMAKMURAN
PERAHU
KEBAHARIAN YANG BERTANGGUNG JAWAB ATAS KEAMANAN DEMI KETAHANAN NASIONAL
MENARA DAN MASJID
KEKUATAN DALAM MELAKSANAKAN AJARAN AGAMA
SAWAH
PETANI YANG ULET DEMI KESELAMATAN GENERASI SELANJUTNYA
TRUNOJOYO
JIWA KEPAHLAWAN YANG MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN UMUM
JIWA KEPAHLAWAN YANG MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN UMUM
Sampang adalah sebuah kabupaten di Madura yang ada di sebelah utara bagian timur dari pulau Jawa.
Sejarah kuno Sampang hanya dikenal dari beberapa prasasti dengan
Sangkala candra. Dalam tradisi Jawa, adalah suatu representasi visual
yang berbunyi hukuman empat kata yang masing-masing menghasilkan angka.
Ini memberikan makna tanggal secara penanggalan Saka.
Pertama candra Sangkala ditemukan di situs Sumur Daksan di
desa Dalpenang, membaca angka 757 Saka atau 835 Masehi itu menandakan
adanya komunitas kaum Budha yang dipimpin oleh Resi (guru spiritual) .
Sebuah candra kedua Sangkala, ditemukan di situs Bujuk Nandi,
di desa Kamoning Kabupaten Sampang, yang terbaca sebagai Saka 1301 atau
1379 M. Situs itu menyebutkan adanya sebuah komunitas yang dipimpin oleh
seorang Resi bernama Durga Shiva Mahesasura Mardhini. The Nandi banteng
adalah vahana atau kendaraan Dewa Shiwa.
Sebuah candra ketiga Sangkala , ditemukan di situs Pangeran
Bangsacara di desa Polagan , menandakan tahun 1383, ketika pembangunan
sebuah kuil Buddha dengan ber-relief yang menceritakan kisah seorang
pangeran bernama Bangsacara dan berisi pesan moral dan ajaran agama.
Kita dapat menyimpulkan keberadaan masyarakat Shaivite dan Buddha di
kabupaten Sampang antara tahun 1379 dan 1383.
Sebuah candra keempat Sangkala , ditemukan di situs Pangeran
Santomerto yang menunjukkan tanggal kematian pangeran Santomerto, paman
Praseno dan hal ini sesuai dengan tahun 1574.
Sebuah candra kelima Sangkala yang terukir di sayap kiri dari portal utama makam ibu Praseno di Madegan. Ini melambangkan naga melalui kepala ke ekor dengan panah. Ini melambangkan tahun 1546 Saka atau 1624 M. Ini adalah tahun dimana Praseno diangkat oleh Sultan Agung dengan gelar Pangeran Cakraningrat I.
- Letak Geografis
Letak Daerah - Bujur Timur 1130 08’ - 1130 39’ Lintang Selatan 060 05’ - 070 13’ Kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Kabupaten Pamekasan di timur, Selat Madura di selatan, serta Kabupaten Bangkalan di barat. Kabupaten Sampang terdiri dari 14 kecamatan (DDA 2005 menggunakan 12 Kecamatan) dimana terdapat 180 Desa dan 6 Kelurahan yang luas wilayahnya mencapai 1233,30 km2.
Wilayahnya juga mencakup juga Pulau Kambing, yang berada di selatan Pulau Madura. Masakan khas kota ini adalah kaldu. Selain itu makanan khasnya adalah nasi jagung
Salam Kenal Mas,,,,
BalasHapusSalam Jabat Erat.
salam kompersal >>>> Sampank..........
BalasHapusSalam kenal keah..
BalasHapusberapa meter ketinggian kota sampang dari permukaan laut?
BalasHapus